djeNews.co – Samosir
Tim Triple X Samosir kembali menunjukkan ketangguhannya sebagai spesialis adu penalti. Dalam laga semifinal yang berlangsung sengit, Triple X sukses menyingkirkan Pardomuan FC lewat drama adu tos-tosan.
Perjalanan Triple X menuju final memang tak lepas dari ketegangan di babak penalti. Sejak fase 16 besar, mereka sudah memperlihatkan ketenangan luar biasa di titik putih. Kala itu, Triple X menundukkan Hartop FC lewat adu penalti, sebelum kemudian mengulang keberhasilan yang sama di perempat final melawan Barca FC.
Puncaknya terjadi di semifinal saat menghadapi Pardomuan FC. Pertandingan berjalan ketat hingga waktu normal berakhir imbang, memaksa kedua tim menentukan nasib lewat adu penalti.
Di momen krusial itu, bintang-bintang Pardomuan FC seperti Maruli Tumanggor, Ferdinan Lumban Raja, dan Nelson Hutabalian gagal menuntaskan tugas mereka dari titik putih. Sementara eksekutor Triple X tampil tenang dan percaya diri, memastikan tiket ke partai final.
Dengan kemenangan ini, Triple X Samosir bukan hanya melangkah ke final, tapi juga mempertegas reputasi mereka sebagai tim yang paling berpengalaman menghadapi tekanan adu penalti di turnamen bupati cup 3 tahun 2025. (Candro Situmorang)








