djeNews.co – Pematangsiantar
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar menggelar bedah buku berjudul Ayah, Ini Arahnya Ke Mana Ya?”, dengan mendatangkan langsung penulisnya yaitu Khoirul Trian. Kegiatan ini di gelar di ruang Sisingamangaraja , lantai lima, KPw BI, Jl. Adam Malik, Selasa (9/12/25).

Khoirul Trian, seorang penulis muda dari Lampung, Indonesia, telah menghasilkan karya-karya yang dekat di hati pembaca khususnya khalayak pembaca di Indonesia melalui kecintaannya terhadap penulisan, pembacaan, pemerhatian kepada keadaan sekeliling. Perjalanan penulisannya bermula dengan catatan di telefon bimbit dan di belakang buku pelajaran, yang kini menjadikannya seorang penulis yang diiktiraf.
Dilahirkan pada 26 September 1998, Trian pernah mengikuti pengajian peringkat Ijazah di Universiti Islam Negeri di Lampung, Indonesia. Khoirul telah menerbitkan beberapa judul buku bersama Gradien Mediatama (antara penerbit buku terkenal di Indonesia) antaranya berjudul, Anak Kecil yang Kehilangan Pundaknya, Dari Aku yang Hampir Menyerah, Jujur, Ini Berat, When You Feel Useless, dan sebuah buku kolaborasi bertajuk Kita Terlalu Lucu Untuk Diseriusin.
Menurut Yudha Wirawan selaku Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar menyebutkan, bedah Buku yang berjudul , ”Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya? “, bukan sekadar karya tulis, namun menceritakan tentang perjalanan gagasan tentang pencarian arah, dialog, dan proses memahami kehidupan dari perspektif yang hangat dan dekat dengan keseharian kita.
“Buku yang kita bahas hari ini bukan sekadar karya sastra atau kumpulan cerita. Ia adalah cermin: cermin yang memantulkan kegelisahan seorang ayah, harapan seorang anak, dan pencarian arah hidup yang dialami hampir setiap keluarga”, sebutnya.
Judulnya yang sederhana namun penuh tanya, “Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya?”, menghadirkan percakapan yang sangat dekat dengan keseharian kita. Sebuah pertanyaan polos seorang anak, tetapi sekaligus menggugah batin para orang tua tentang tanggung jawab, keteladanan, dan arah perjalanan hidup yang sedang mereka ukir untuk masa depan.

Menurut Yudha Wirawan. acara bedah buku bersama Khoirul Trian ini, guna membuka ruang diskusi dan berbagi, bukan hanya tentang isi buku, tetapi dapat menggali lebih dalam pesan-pesan yang ingin disampaikan penulis—baik dari aspek literasi, psikologis, nilai pendidikan keluarga, maupun relevansinya dengan kondisi sosial kita saat ini. Kehadiran para narasumber akan memperkaya pemahaman kita, memberikan perspektif baru, serta membuka ruang diskusi yang konstruktif dan hangat.
Dijelaskannya, membaca bukan hanya kegiatan memahami huruf dan kalimat—membaca adalah sarana untuk memperluas horizon berpikir. Di tengah derasnya arus informasi, kemampuan literasi menjadi penentu apakah kita hanya menjadi konsumen pasif atau justru menjadi pribadi yang kritis dan mampu mengambil keputusan dengan bijak.
“Kegiatan bedah buku seperti ini harus menjadi momentum penting bagi kita semua untuk menghidupkan kembali kebiasaan membaca di rumah, di sekolah, dan di ruang-ruang komunitas. Mendorong orang tua untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari pengasuhan” paparnya.
Hal ini juga penting guna meningkatkan kemampuan memahami, mengkritisi, dan mengolah informasi, bukan sekadar membacanya. Mengapresiasi karya penulis lokal, sehingga budaya literasi tumbuh dari dan untuk masyarakat kita sendiri.
” Semoga melalui acara bedah buku ini, kecintaan kita terhadap buku dan pengetahuan dapat tumbuh semakin kuat, dan menjadi bekal bagi generasi muda dalam menjadikan hidup mereka lebih terarah dan bermakna. Dan tentu saja melalui kegiatan ini dapat menjadi jembatan untuk meningkatkan pemahaman, memberi wawasan baru, dan menginspirasi kita untuk terus membaca, berdialog, dan mempertajam kepekaan terhadap realitas di sekitar kita.”, tutupnya.
Selain di hadiri Deputi BI Pematangdiantar dan penulis, turut hadir dalam bedah buku ini, diantaranya puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Pematangsiantar – Simalungun, Dinas Perpustakaan Pematangsiantar, Pustakawan, Wartawan Ekonomi Bisnis, Guru dan pelajar. (dj)








