djeNews.co – Toba
Satu unit toko grosir kebutuhan harian di Jalan Mulia Raja, Kelurahan Napitupulu, Balige, ludes hingga hampir rata dengan tanah saat terjadinya peristiwa kebakaran hebat yang terjadi pada Sabtu malam kemarin (10/01/26) sekitar pukul 22.00 WIB.
Dari informasi yang diperoleh, kebakaran pertama kali diketahui oleh dua wanita yang tengah melintas di lokasi kejadian, seusai pulang dari pasar malam. Setibanya di tkp, keduanya terkejut melihat nyala api kecil di lantai depan grosir dan langsung memberitahu warga sekitar.
“Kedua wanita itu datang langsung ke rumah kami untuk memberitahu adanya kebakaran. Saat kami tiba, api belum terlalu besar dan warga sudah berusaha memadamkannya dengan ember dan alat seadanya,” cerita Jodi Tambunan (27), salah satu warga yang membantu pada awal kejadian.
Namun, upaya pemadaman darurat harus dihentikan setelah ada informasi bahwa di dalam grosir juga menjual tabung gas. “Kami khawatir terjadi ledakan yang lebih parah, jadi kami putuskan menunggu bantuan dari pemadam kebakaran,” tambahnya.
Menurut Jodi, toko yang biasanya ditutup pukul 20.00 WIB itu merupakan tempat usaha saja – pemilik dan penyewanya tinggal di lokasi lain dekat tanah lapang.
Kapolsek Balige, AKP Libertius Siahaan, SH, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan pada pukul 22.00 WIB dan langsung menghubungi dinas pemadam kebakaran (Damkar). Lima menit kemudian, empat unit mobil pemadam tiba di lokasi.
Sayangnya, barang-barang mudah terbakar seperti kerupuk berbungkus plastik membuat kobaran api cepat menyebar. “Bagian depan bangunan yang terbuat dari papan jadi titik awal api, lalu langsung merambat ke dalam,” jelas Kapolsek.
Setelah sekitar 30 menit berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 22.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya kerugian material yang harus ditanggung penyewa, Poin Manik alias pak Jordan. Bangunan tersebut sendiri milik Adventus Manurung dan disewakan untuk usaha grosir.
Setelah api padam, pihak kepolisian memasang police line di lokasi untuk menjaga keamanan dan mencegah masyarakat memasuki area kejadian. “Kami menghimbau agar tidak ada yang masuk, baik untuk menjaga barang berharga milik penyewa maupun menghindari hal yang tidak diinginkan,” ujar Kapolsek.
Petugas Damkar baru meninggalkan lokasi sekitar pukul 23.00 WIB setelah memastikan tidak ada titik api yang menyala kembali. Warga yang tinggal di pemukiman padat sekitar lokasi bersyukur api tidak merembes ke bangunan lain.
Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut.(CT)








