Tak hanya teori, para petugas juga mengikuti praktik lapangan, pembahasan operasi dan pemeliharaan gardu distribusi, serta penyegaran Standar Operasional Prosedur (SOP) agar seluruh personel memiliki pemahaman yang seragam dalam menjalankan pekerjaan sesuai standar perusahaan dan prinsip keselamatan kerja.
Manager PLN UP3 Pematangsiantar, Ramses Manalu, mengatakan petugas Yantek merupakan ujung tombak perusahaan karena berhadapan langsung dengan pelanggan sekaligus berperan menjaga keandalan sistem kelistrikan.
“Petugas Yantek memiliki peran yang sangat strategis karena mereka adalah garda terdepan yang berhadapan langsung dengan pelanggan dan bertanggung jawab menjaga keandalan sistem kelistrikan. Melalui upskilling ini, kami ingin memastikan seluruh petugas memiliki kompetensi teknis yang mumpuni, memahami aspek keselamatan kerja, mematuhi regulasi, serta mampu memberikan pelayanan prima melalui penerapan budaya PS4. Dengan sumber daya manusia yang kompeten, kami optimistis kualitas layanan dan keandalan kelistrikan kepada masyarakat akan terus meningkat,” ujar Ramses.
Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang untuk mendukung transformasi PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin andal, aman, dan berkelanjutan.
Melalui program ini, PLN UP3 Pematangsiantar berharap seluruh petugas Yantek semakin siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan dengan mengedepankan prinsip Safety First, profesionalisme, serta pelayanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. ( dj )






