
Sementara itu Matheos HLM mengatakan
harga-harga barang kebutuhan pokok beranjak naik. Untuk itu perlu melakukan intervensi pasar, dengan cek gudang-gudang penyimpanan bahan pokok, inspeksi mendadak (sidak) pasar, dan peningkatan efisiensi rantai pasok pangan serta lainnya.
“Pertemuan ini untuk lebih memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh stakeholders dalam menjaga tingkat inflasi. High Level Meeting TPID ini dilaksanakan untuk memperkuat dukungan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan komoditas pangan serta bentuk komitmen bersama untuk menjaga stabilitas inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Kota Pematangsiantar,” terang Matheos.
Dilanjutkan Matheos, Oktober 2024 inflasi Kota Pematangsiantar sebesar 0,39%, dan di minggu kedua November 2024, harga komoditi tertentu mengalami kenaikan, seperti tomat, bawang merah, minyak goreng, dan udang basah. Harga-Harga barang kebutuhan pokok seperti cabai, bawang, tomat, telur, daging ayam, dan barang lainnya mulai beranjak naik menjelang akhir tahun.
“Kita harus bekerja keras, lakukan intervensi dengan cek gudang-gudang penyimpanan bahan pokok, sidak pasar, dan peningkatan efisiensi rantai pasok pangan serta kegiatan lain yang dapat mengendalikan inflasi di Kota Pematangsiantar, terutama menjelang hari besar keagamaan, di mana tren inflasi selalu mengalami kenaikan,” sebutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Matheos mengatakan TPID harus melakukan beberapa hal untuk menekan laju inflasi. Di antaranya, mengumpulkan data dan informasi harga dan kebutuhan pokok, koordinasi dengan TPID Sumatera Utara (Sumut) dan TPID pusat, menjalin kerjasama dengan daerah lain penghasil komoditi, operasi pasar murah, langsung turun ke petani dan intervensi pasar dengan menjual sendiri, intervensi bantuan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan seperti ke keluarga yang anaknya mengalami stunting, sidak pasar jangan sampai ada penimbunan barang, imbauan mengurangi pembelian rokok, percepatan penyerapan APBD, imbauan mencegah judi online dan pinjaman online, dan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pematangsiantar diwakili Kasat Reskrim AKP Made Wira Suhendra SIK MH, menyebutkan terkendalinya inflasi menjadi faktor utama untuk menciptakan keamanan dan ketertiban yang kondusif di masyarakat.
Dikatakannya, Polres Pematangsiantar sudah melakukan berbagai kegiatan, seperti pengawasan distribusi barang kebutuhan pokok, serta mencegah penimbunan dan penyelundupan barang ilegal. Sedangkan penegakan hukum terhadap judi online, katanya, terus ditindaklanjuti.
“Pengamanan pasar tradisional dan pasar modern dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada pedagang dan pembeli,” jelasnya, seraya menambahkan Polres Pematangsiantar mendukung strategi dan Langkah-langkah TPID untuk menjaga kestabilan ekonomi. ( dj )






