“Bisa diakses lewat darat, tapi hanya untuk roda dua. Itupun kondisinya sangat-sangat memungkinkan [hanya untuk motor],” ungkap Audi Murphy Sitorus.
Camat Uluan, Juni Hanmas Butarbutar, menyampaikan bahwa terkait penyaluran program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah serta Desa Sampuara dan Desa Parik, pihaknya saat ini telah melakukan koordinasi dengan (SPPG) terdekat. Total penduduk di kedua desa tersebut berjumlah sekitar 500 jiwa.
“SPPG akan menyiapkan dapur khusus untuk wilayah Desa Sampuara dan Parik, mengingat kondisi akses jalan dan letak desa yang terpencil,” ujar Juni.
Kendala akses ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk memastikan seluruh siswa dapat merasakan manfaat program nasional tersebut secara merata.(CT)






