Ahmadi menjelaskan, misi tersebut tidak hanya bertujuan menentukan pemenang kompetisi, tetapi juga membentuk para peserta menjadi agen perubahan dalam mempercepat adopsi transaksi digital di tengah masyarakat.
“Berbagai misi telah disusun agar para peserta tidak hanya berlomba, tetapi benar-benar memahami dan menjadi agen akselerasi serta perluasan akseptasi transaksi digital QRIS bagi masyarakat luas,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar selalu menjunjung tinggi integritas, mematuhi aturan yang telah ditetapkan, serta menjaga nama baik pribadi maupun institusi selama mengikuti kompetisi.
Selain memperebutkan gelar juara di tingkat Kota Pematangsiantar, tim terbaik nantinya akan mewakili KPwBI Pematangsiantar pada ajang QRIS Jelajah Indonesia 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara.
“Senantiasa bersemangat selama tiga hari ini untuk menjadi yang terbaik. Karena tim pemenang nanti akan menjadi utusan resmi KPwBI Pematangsiantar untuk bertanding pada ajang QJI di tingkat Provinsi Sumatera Utara,” pungkas Ahmadi.
Melalui penyelenggaraan QRIS Jelajah Indonesia 2026, Bank Indonesia berharap semakin banyak masyarakat dan pelaku usaha yang memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran digital yang aman, mudah, dan cepat, sekaligus memperkuat promosi kuliner lokal sebagai bagian dari pengembangan ekonomi daerah. ( dj )






