Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menegaskan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti pada seremoni. Menurutnya, keteladanan Rasulullah perlu diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial, melainkan menjadi momentum bagi kita semua untuk senantiasa meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari,” kata Anton.
Ia menyebut nilai kejujuran, kepedulian sosial, keadilan, semangat, serta keteladanan dalam kepemimpinan sebagai prinsip yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan.
Anton juga mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan, kerukunan, persaudaraan, serta silaturahmi antara warga dan pemerintah daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, anggota DPRD Simalungun, pimpinan perangkat daerah, para camat, Ketua TP PKK Simalungun Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, Ketua DWP Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga.
Peringatan Maulid Nabi di Tapian Dolok ini menjadi ruang pertemuan antara pesan keagamaan dan pelayanan publik—menghadirkan nilai kepedulian sosial dalam bentuk kegiatan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (dj)






