Baterai Besar, Bukan Lagi Masalah
Salah satu stereotip ponsel tipis adalah daya tahan yang lemah. Perangkat ini justru membalikkan anggapan tersebut. Dengan baterai sekitar 5.500 mAh, pengguna tetap dapat beraktivitas tanpa khawatir kehabisan daya. Dukungan fast charging dan pengisian nirkabel membuat waktu isi daya semakin singkat.
Kamera Bukan Sekadar Sensor
Kamera pada perangkat ini tidak hanya mengandalkan spesifikasi fisik, tetapi juga pemrosesan berbasis AI. Teknologi ini memungkinkan hasil foto lebih tajam, warna lebih akurat, dan video lebih stabil, bahkan di kondisi minim cahaya.
Siap Masuk Indonesia
Setelah debut di China, perangkat ini diprediksi akan meluncur secara global, termasuk Indonesia, pada pertengahan 2026. Harga diperkirakan berada di kisaran Rp10 juta hingga Rp13 juta, tergantung konfigurasi memori. [*]

