hal senada juga dikatakan oleh petani lainya bernama Barnabas Rumapea dan Saidi mereka mengungkapkan untuk mengangkat hasil panen kerap memakai jasa angkut agar hasil panen mereka dapat terjual dan hal itu juga jelas mengurangi pendapatan dari hasil panen mereka
” Ya kami terkadang memakai jasa angkut pak untuk membawa hasil panen kami, dan itu harus dilakukan karena akses jalan memang tidak memadai dan terlebih jika hujan turun jalanya sangat sangat buruk sulit untuk dilalui, sehingga pendapatan kami menjadi terbagi yang harusnya hasil panen ini jadi berbagi kepada tukang jasa angkut” kata Saidi
Dibalik keluhan merekapun akhirnya terungkap bahwa masyarakat kususnya petani didaerah tersebut telah ikhlas menghibahkan tanah mereka untuk kepentingan umum seperti pembuatan jalan dalam program TMMD ke 122 Kodim 0207/Simalungun.
Golan juga menambahkan bahwa dirinya dan masyarakat sudah lama merindukan akses jalan yang layak didesa mereka, sehingga dengan adanya program TMMD Ke 122
Ia dan warga sangat bersyukur karena telah mendapatkan jalan yang layak untuk mereka gunakan.
” Saya bersama warga lain, Ihklas pak menghibahkan untuk kemajuan bersama dengan adanya akses ini otomatis warga setempat di sini mungkin akan sangat diuntungkan dan terbantu sekali sehingga semua aktivitas masyarakat baik petani maupun aktivitas ekonomi akan dengan otomatis berjalan-jalan dengan baik tentunya perekonomiann masyatakat akan semakin mengalami peningkatan pak” ucap Golan ( Dri )






