Puncaknya terjadi di semifinal saat menghadapi Pardomuan FC. Pertandingan berjalan ketat hingga waktu normal berakhir imbang, memaksa kedua tim menentukan nasib lewat adu penalti.
Di momen krusial itu, bintang-bintang Pardomuan FC seperti Maruli Tumanggor, Ferdinan Lumban Raja, dan Nelson Hutabalian gagal menuntaskan tugas mereka dari titik putih. Sementara eksekutor Triple X tampil tenang dan percaya diri, memastikan tiket ke partai final.
Dengan kemenangan ini, Triple X Samosir bukan hanya melangkah ke final, tapi juga mempertegas reputasi mereka sebagai tim yang paling berpengalaman menghadapi tekanan adu penalti di turnamen bupati cup 3 tahun 2025. (Candro Situmorang)






