Melalui kegiatan SERASI 2026, lanjut Ahmadi, BI Pematangsiantar menyelenggarakan berbagai program secara terpadu yang meliputi Road to FESYAR, SERAMBI, dan QURMA FEST. QURMA FEST (QRIS untuk Ramadan Berkah) bertujuan memperkuat ekosistem pembayaran digital melalui perluasan implementasi QRIS, edukasi literasi QRIS, serta berbagai kegiatan promosi transaksi digital di masyarakat.
Kegiatan diantaranya, Program perluasan Implementasi QRIS; Penerapan pembayaran transaksi melalui QRIS pada merchant; Lomba transaksi merchant, video reels, dan QRIS Ramadan Race; Edukasi Literasi QRIS dan Pelindungan Konsumen.
Kemudian, SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) yang merupakan program nasional BI dalam memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar sekaligus meningkatkan literasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Kegiatannya antara lain: Program Literasi CBP Rupiah; Layanan penukaran Uang Rupiah; Lomba Da’i Cilik CBP Rupiah MTsN se-Kabupaten Simalungun; Lomba Ranking 1 CBP Rupiah MTsN se-Kabupaten Simalungun; dan Bincang Rupiah Ramadan.
Sedangkan Road to FESYAR, mencakup berbagai kegiatan seperti business matching UMKM, sertifikasi halal UMKM, sertifikasi juru sembelih bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pematangsiantar turut menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM).
“Program ini merupakan salah satu instrumen strategis dalam menjaga stabilitas harga pangan pokok dengan menghadirkan bahan pangan berkualitas kepada masyarakat dengan harga terjangkau, sekaligus menekan inflasi pangan melalui penyediaan komoditas secara langsung dari produsen ke konsumen sehingga rantai pasok menjadi lebih efisien,” terangnya.
Pada kesempatan tersebut, Ahmadi menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menerapkan prinsip belanja bijak serta tidak panic buying dalam setiap aktivitas konsumsi.
“Belanja bijak bukan berarti mengurangi kebutuhan pokok, melainkan mengutamakan perencanaan, pengendalian, dan pengelolaan keuangan yang sehat,” katanya.
Sementara itu, Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada BI Pematangsiantar yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Serta bersinergi dengan pemerintah daerah dan perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama melalui penguatan UMKM, perluasan ekosistem pembayaran digital, serta pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Wesly berharap, melalui kegiatan SERASI 2026, semakin banyak UMKM yang naik kelas, penggunaan pembayaran non-tunai semakin luas, dan sinergi antara pemerintah daerah, BI, perbankan, serta seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkahi kita semua, dan menjadikan Kota Pematangsiantar semakin Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” katanya.
Setelah kick off dengan pemukulan Gondrang Simalungun, dilanjutkan penyerahan bantuan program ketahanan pangan, sertifikat halal, dan bantuan pengembangan pesantren. Juga penyerahan santunan kepada Panti Asuhan Putri Aisyiah.
Turut hadir, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK MH, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana SSos MMAS MHan, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar Rinto Leony Manullang SH MH, Danyonif 122/Tombak Sakti Letkol Inf Jati Yuli Adiputra SE MM MHan, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar diwakili Aprial M Rizaldi Ginting SH, mewakili Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pematangsiantar.
Mewakili Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar Muhammad Kenan Lubis, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Drs HM Ali Lubis, Badan Wakaf Indonesia Kota Pematangsiantar, mewakili Forkopimda lainnya, pimpinan perbankan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, pimpinan OPD Pemko Pematangsiantar, dan Deputi KPw BI Pematangsiantar Rizky Reflizar. (dj)






