“Kegiatan bedah buku seperti ini harus menjadi momentum penting bagi kita semua untuk menghidupkan kembali kebiasaan membaca di rumah, di sekolah, dan di ruang-ruang komunitas. Mendorong orang tua untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari pengasuhan” paparnya.
Hal ini juga penting guna meningkatkan kemampuan memahami, mengkritisi, dan mengolah informasi, bukan sekadar membacanya. Mengapresiasi karya penulis lokal, sehingga budaya literasi tumbuh dari dan untuk masyarakat kita sendiri.
” Semoga melalui acara bedah buku ini, kecintaan kita terhadap buku dan pengetahuan dapat tumbuh semakin kuat, dan menjadi bekal bagi generasi muda dalam menjadikan hidup mereka lebih terarah dan bermakna. Dan tentu saja melalui kegiatan ini dapat menjadi jembatan untuk meningkatkan pemahaman, memberi wawasan baru, dan menginspirasi kita untuk terus membaca, berdialog, dan mempertajam kepekaan terhadap realitas di sekitar kita.”, tutupnya.
Selain di hadiri Deputi BI Pematangdiantar dan penulis, turut hadir dalam bedah buku ini, diantaranya puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Pematangsiantar – Simalungun, Dinas Perpustakaan Pematangsiantar, Pustakawan, Wartawan Ekonomi Bisnis, Guru dan pelajar. (dj)






