“Akibat ledakan, ketiga korban mengalami luka dan kemudian dibantu warga untuk dibawa ke IGD Rumah Sakit Bali Med untuk mendapatkan penanganan medis,” kata AKBP Sadiarta.
Penelitian awal menunjukkan bahwa ledakan kemungkinan besar disebabkan oleh kontrol ampere pada tabung uap setrika yang tidak berfungsi dengan normal. “Saat ini, kasus sedang ditangani oleh Satuan Reskrim Polres Karangasem untuk menyelidiki penyebab pasti terjadinya ledakan,” jelas AKBP Sadiarta.
Satuan Reskrim Polres Karangasem kini tengah mendalami penyebab ledakan dan memastikan tidak ada potensi bahaya lebih lanjut di lokasi tersebut. Selain itu, tim teknis akan memeriksa semua perangkat dan instalasi di laundry untuk memastikan keselamatan operasional.
Hingga kini, belum dapat diperkirakan besaran kerugian material akibat insiden ini. Namun, kerusakan pada peralatan dan fasilitas laundry diperkirakan cukup signifikan mengingat ledakan yang terjadi. (*)







