Peserta juga dibekali keterampilan evakuasi, penyelamatan, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), serta komunikasi dan koordinasi dalam situasi darurat.
Asman Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Pematangsiantar, Reagen CH Saragih, yang hadir mewakili manajer, menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus dibangun melalui pemahaman dan latihan berkelanjutan.
“Kesiapsiagaan bukan hanya tentang mengetahui apa yang harus dilakukan, tetapi juga bagaimana kita dapat bertindak dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi keadaan darurat,” ujar Reagen.
Menurutnya, keterlibatan pegawai dan TAD dalam pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya keselamatan sekaligus memastikan operasional PLN tetap berjalan secara andal dalam menghadapi berbagai kondisi darurat. (dj)






