Selanjutnya menurut Muqorobin, dalam meningkatkan inklusi ekonomi digital dan memperluas implementasi QRIS, Bank lndonesia menetapkan target nasional tahun 2024 yaitu pengguna QRIS mencapai 55 juta pengguna dan volume transaksi sebanyak 2,5 miliar transaksi.
“Untuk mendorong tercapainya target tersebut, rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam PQN 2024 diantaranya sosialisasi dan edukasi QRIS, Showcase QRIS, onboarding pengguna dan merchant QRIS, bazaar UMKM dan berbagai perlombaan”, paparnya lagi.

Sementara itu Analis Deputi Direktur Pengawasan Perilaku PUJK Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan Regional Sumatera Utara, Sri Wulandari dalam kesempatan ini juga memaparkan tentang peran OJK dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang sektor jasa keuangan, layanan, dan produknya, pengawasan serta tindakan pencegahan kerugian konsumen dan masyarakat. (dj)






