“Diharapkan, dengan adanya kegiatan edukasi ini dapat meningkatkan pemahaman hadirin dan para peserta didik yang hadir mengenai peran, tugas, fungsi, kesentralan dan kebijakan Bank Indonesia terkait sistem pembayaran QRIS serta Cinta, Bangga, Paham Rupiah”, sebut Santy.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Simalungun Muhammad Fikri Fanani Damanik mengatakan, hari ini Pemkab Simalungun melalui Dinas Pariwisata Simalungun menyelenggarakan site event Aqua Bike dengan menyelenggarakan kegiatan bersih bersih kawasan Danau Toba yang di lanjutkan dengan Olah Raga Fun Walk yang melibatkan sejumlah anak sekolah dan masyarakat, kemudian juga akan di gelar berbagai perlombaan event budaya, perlombaan antar Pengola Objek Wisata se- Kawasatan Kabupaten Simalungun, dan lainnya.
“Menyemarakkan Event Internasional Aqua Bike di Danau Toba, dan Simalungun menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan Event ini, Pemkab Simalungun menggelar berbagai acara guna mendukung perhelatan akbar ini. Hari ini kita memulai event awal dengan kegiatan bersih bersih Danau Toba, dan pelaksanaan Fun Walk dan Senam sehat bersama pelajar dan warga”, sebut Fikri.
Ditambahkan Fikri, untuk di Simalungun Event Aqua Bike sendiri di gelar pada hari Jumat (15/11/2024) mendatang, sesuai dengan jadwal yang di peroleh dari Injourney. Dimana pelaksanaan event ini berada di sekitar Pantai Bebas hingga Pantai hotel Wisata Bahari Parapat, dan di rencanakan akan di ikuti oleh puluhan pembalap dari 20 negara.
Fikri menjelaskan dampak dari penyelenggaraan event ini mendorong terciptanya peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar Parapat, mulai dari sektor transportasi, penginapan, hingga kuliner lokal yang akan dinikmati oleh para pengunjung.
Menurut Fikri, min tiga hari jelang kegiatan event Aqua Bike ini, tingkat hunian hotel meningkat drastis, dan bahkan sejumlah hotel di sekitar Kawasan Danau Toba Parapat, sudah full booking juga termasuk home stay milik warga.
“ Kita bersyukur hingga hari ketiga menjelang event Aqua Bike, sejumlah hotel sudah full boking dan bahkan juga sejumlah home stay milik warga sekitar. Diharapkan, dengan penyelenggaraan event seperti ini dapat meningkatkan perekonomian para pelaku sektor pariwisata yang ada di kawasan Parapat”, tutup Fikri. ( Dj / Fer)






