Dilanjutkannya, kendati kegiatan TMMD ini memiliki batas waktu yang telah ditentukan serta kondisi cuaca kurang menguntungkan, namun Tim Satgas TMMD tetap berupaya maksimal menyelesaikannya secepat mungkin.
“Dari sumur bor ini nanti, diharapkan setidaknya akan membantu kebutuhan air bersih warga yang ada di Tanjung Pinggir khusus ya Jalan Wakaf, apalagi sumur bor ini sudah memiliki bak/tong air diatas tower sebagai tempat penampungan air,” jelasnya.
Sementara, Julita (53) warga Jl.Wakaf mengungkapkan kebahagiannya karena sumur bor di kampungnya telah selesai dikerjakan Istri dari Sutarno Ketua RW Jl.Wakaf tersebut mengucapkan rasa syukurnya dengan adanya sumur bor. “Alhamdulillah sekarang kami sudah bisa mengkomsumsi air bersih dari sumur bor buatan dari TMMD ke-122 Kodim 0207/Simalungun.
Diakuinya, keberadaan sumur bor dekat rumahnya ini sangat membantu, karena fasilitas air dari Perumda Air Minum Tirta Uli setiap pagi hari sering mati, malam hari baru bisa hidup.
Hal ini terjadi karena, kami tinggal ditempat dataran sedikit agak tinggi, sehingga debit air berkurang dan kemungkinan setiap pagi hari pengguna air lebih banyak.
Kegembiraan ini, kata Julita berkat upaya Satgas TMMD yang telah bekerja keras untuk membantu warga setempat dalam mengatasi kesulitan mendapatkan air bersih di daerah kami. ( Dri/Rel )






