Pihaknya juga mengerahkan Dalmas Inti dari Samapta untuk mencegah terjadinya kericuhan saat proses eksekusi berlangsung.
Kata Junaidi, saat ini proses eksekusi berjalan dengan lancar, meskipun terjadi penolakan oleh pemilik rumah ataupun perladangan.
“Penolakan itu pasti terjadi, namun tidak sampai terjadinya gesekan antara petugas dan masyarakat, ” terangnya.
Sesuai amanat dari Kapolres, Junaidi menghimbau kepada seluruh personil untuk melakukan tugasnya dengan humanis dan lancar.
“Pesan dari pak Kapolres, agar petugas yang melakukan pengamanan tidak terpancing dengan situasi yang terjadi di lapangan. Hati boleh panas, tapi pikiran harus tetap sejuk, ” tutup Junaidi. (Jos)






