djeNews.co -Medan
Jelang kontestasi pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024, Polda Sumatera Utara terjunkan 12.514 Personil Dalam Ops Mantap Praja Toba 2024, Pam Pilkada Serentak di Wilayah Sumut.
Hal ini diungkapkan Kapolda Sumatera Utara Inspektur Jenderal (Irjen) Whisnu Hermawan Februanto, S.IK , M.H, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Kepolisian Kewilayahan “Mantap Praja Toba 2024”,
Rabu, (7 /08 / 2024) , bertempat di Aula Tribarta Lantai 1, Polda Sumatera Utara, Jalan SM. Raja, Medan,Sumatera Utara.
Kapolda Sumut menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antarinstansi dalam mengamankan jalannya Pilkada Serentak 2024, serta memastikan setiap tahapan pemilu berjalan dengan aman dan tertib.
Irjen Wishnu Hermawan menekankan bahwa Rakor ini adalah langkah penting untuk menyamakan persepsi dan strategi dalam pengamanan Pilkada Serentak 2024. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk menyamakan persepsi dalam melaksanakan pengamanan Pilkada Serentak 2024. Operasi Mantap Praja Toba 2024 akan fokus pada kegiatan preemtif, preventif, serta didukung oleh kegiatan intelijen, penegakan hukum, kehumasan, dan bantuan operasi,” kata Kapolda.

Kapolda juga menekankan pentingnya keterpaduan antara Polri, TNI, penyelenggara pemilu, dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan kelancaran Pilkada. “Operasi ini bertujuan menciptakan keamanan, kelancaran dan ketertiban pada setiap tahapan Pilkada 2024, dengan memanfaatkan teknologi informasi berbasis media dalam mendukung pelaksanaan operasi,” lanjutnya.
Ia menjelaskan bahwa Operasi Mantap Praja Toba 2024 akan melibatkan total 12.514 personel, terdiri dari 3.160 personel Polda Sumut, 9.534 personel Polres jajaran, serta 52.178 personel dari instansi terkait termasuk TNI, Linmas, dan unsur lainnya. Kapolda berharap dengan jumlah personel yang signifikan ini, potensi kerawanan dapat diatasi dengan baik.






