Dalam unggahan tersebut, Awkarin juga mengakui bahwa ia seringkali merasa tidak tega untuk melaporkan seseorang ke pihak berwajib. Namun, kali ini ia merasa harus bertindak tegas karena merasa lelah terus-menerus menjadi korban penipuan. “Selama ini gue selalu luluh kalau urusan mau menyeret orang ke ranah hukum. Biarlah, Tuhan yang bales. Tapi kok lama-lama capek juga ya, gue yang berkeringat, uangnya justru mengalir ke orang lain. Kali ini, gue gak akan tinggal diam. Karma pasti berjalan, tapi gue juga mau hukum berjalan,” tegasnya.
Awkarin juga memberikan klarifikasi kepada para pemilik online shop yang mungkin merasa dirugikan akibat kasus ini. “Teruntuk olshop-olshop yang baru baru ini ngechat saya minta saya ngepost, saya gak tau ada endorse-an dari kalian, dan duitnya pun nggak ke saya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Awkarin membeberkan modus yang digunakan oleh pegawainya untuk menggelapkan dana. Sang pegawai ternyata memanfaatkan rekening lama Awkarin yang sudah tidak terpakai untuk menampung dana dari klien. “Dia ternyata menggunakan rekening lama saya yang kosong untuk mengelabui client karena rek tersebut bernama Karin Novilda. Rupanya dia mentransfer uang-uang tersebut ke org bernama Ely Rosita yang katanya tantenya. Lalu baru mentransfer sedikit sisanya ke rekening PT saya,” ungkap Awkarin.
Dengan nada tegas, Awkarin menyatakan bahwa pegawainya tersebut tidak lagi bekerja dengannya. “Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti pernah jatuh juga. Sepandai-pandainya bangkai disimpan, pasti akan tercium juga baunya. Chantika Syaumi is no longer working with us. Dan endorsement saya hanya melalui rekening PT KREATIF NARATAMA STAR tidak melalui rekening lain,” imbuhnya.
Di akhir pernyataannya, Awkarin juga mengultimatum asisten pribadinya yang bernama Rifky Fawzy, menegaskan bahwa dia tidak akan mentolerir tindakan serupa dari siapapun. “Rifky Fawzy (asisten), you’re next. You pikir ai lupa Alhamdulillah selama ini walaupun gue metal, kerjaan gue gak nyuri, kerjaan gue insyaAllah bener, gak pernah ngambil hak orang lain. Makanya Tuhan selalu kasih jalan buat Karin. Selalu kasih yang lebih dan nikmat yang berlimpah. Mangaaaat hehe rejeki gue lagi dibersihin sebelum umroh,” tutup Awkarin dengan nada sinis. (*)







