“Penambahan ini kami lakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang di wilayah kerja kami, sekaligus memastikan perbankan dan masyarakat mendapatkan layanan kas yang aman, tertib, dan memadai”, jelasnya.
Ia mengimbau, agar masyarakat melakukan penukaran uang di lokasi resmi BI dan perbankan. Hindari penukaran ilegal yang berisiko merugikan.
“Periksa keaslian Rupiah sebelum bertransaksi; gunakan metode 3D, merawat Rupiah dengan baik agar Rupiah yang kita gunakan layak edar, karena Rupiah adalah simbol kedaulatan dan pemersatu bangsa”, sebutnya.
Ahmadi Rahman juga menyampaikan agar tetap menjaga ketertiban antrean dan kepatuhan terhadap ketentuan layanan demi kenyamanan bersama. Selain itu, dalam rangka Nataru ini, turut mengimbau masyarakat untuk cermat dalam berbelanja dengan memprioritaskan kebutuhan, bukan keinginan.
” Beberapa hal yang dapat dilakukan diantaranya berbelanja sesuai kebutuhan, susun daftar belanja yang diperlukan, tidak menimbun barang/bahan makanan dan mencari alternatif barang jika harga tidak wajar”, tutupnya. ( dj )






