Jeremia mengungkapkan tidak ada saksi mata maupun rekaman CCTV yang merekam kejadian karena posisi kamar tidak terjangkau kamera. Petugas juga tidak melihat tanda luka di tubuh korban saat membawanya ke klinik.
“Kami terbuka untuk penyelidikan. Saat ini pemeriksaan masih berjalan dan belum diketahui siapa saja yang terlibat,” kata Jeremia sembari menambahkan pihak Lapas tengah melakukan pemeriksaan internal bersama Kepolisian Polres Samosir untuk mengungkap pelaku.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Kabupaten Samosir AKP Edward Sidauruk mengungkapan untuk mengetahui penyebab kematian korban jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna dilakukan autopsi guna kepentingan penyelidikan.
“ Kasus ini menjadi perhatian Polres Kabupaten Samosir, dan hingga saat ini masih dalam penyelidikan petugas dengan melakukan serangkaian pemeriksaan, dengan memintai keterangan sejumlah saksi terkait dengan kasus ini”, ungkap AKP Edward Sidauruk. ( CS)






