Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf/Baparekraf, Dwi Marhen Yono, menjelaskan selama dua tahun ini Kemenparekraf sudah mendampingi 369 desa hingga mereka _onboarding_ dan sudah ada 712 paket wisata yang terjual melalui OTA mitra Kemenparekraf.
“Harapan kami ini akan meningkatkan pendapatan desa wisata yang sudah terkurasi dari Kemenparekraf. Kami mendapat kabar gembira dari beberapa desa salah satunya desa Alamendah di Bandung yang kami dampingi dalam 2 tahun, naik 300 persen pendapatannya,” kata Marhen.
Bupati Kabupaten Toba, Poltak Sitorus, menyampaikan bahwa Danau Toba merasakan perubahan besar sejak kepemimpinan Menparekraf Sandiaga.
“Kunjungan wisata yang sebelumnya 200 ribuan sekarang pada tahun 2023 sudah menjadi 2 juta lebih kunjungan wisata ke Danau Toba. Tentunya ini sangat berdampak bagi ekonomi Danau Toba dan khusus untuk UMKM pendapatannya meningkat signifikan. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) juga meningkat, untuk 2023 naik 10 persen, sangat membanggakan bagi Toba,” kata Poltak.
Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara, Zumi Sulthony; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, Rusti Hutapea; dan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Simalungun, Muhammad Fikri Fanani Damanik. ( dj )






